elly..from the other side…

juzt want t show what’s in my heart and my mind

kekuatan berpikir positif Mei 3, 2008

Diarsipkan di bawah: Journal — zulfanahrielly @ 9:01 am

 Norman Vincent Peale adalah Penulis buku “The Power of Positive Thinking

Suatu ketika seorang pria menelepon Norman Vincent Peale. Ia tampak sedih.Tidak ada lagi yang dimilikinya dalam hidup ini. Norman mengundang pria itu untuk datang ke kantornya. “Semuanya telah hilang. Tak ada harapan lagi,” kata pria itu. “Aku sekarang hidup dalam kegelapan yang amat dalam. Aku telah kehilangan hidup ini. Norman Vincent Peale, penulis buku “The Power of Positive Thinking”, tersenyum penuh simpati. “Mari kita pelajari keadaan anda,” katanya Norman dengan lembut. Pada selembar kertas ia menggambar sebuah garis lurus dari atas ke bawah tepat di tengah-tengah halaman. Ia menyarankan agar pada kolom kiri pria itu menuliskan apa-apa yang telah hilang dari hidupnya. Sedangkan pada kolom kanan, ia menulis apa-apa yang masih tersisa.
“Kita tak perlu mengisi kolom sebelah kanan,” kata pria itu tetap dalam kesedihan. “Aku sudah tak punya apa-apa lagi.”
“Lalu kapan kau bercerai dari istrimu?” tanya Norman.
“Hei, apa maksudmu? Aku tidak bercerai dari istriku. Ia amat mencintaiku!”

“Kalau begitu bagus sekali,” sahut Norman penuh antusias. “Mari kita catat
itu sebagai nomor satu di kolom sebelah kanan “Istri yang amat mencintai”.

Nah, sekarang kapan anakmu itu masuk penjara?”
“Anda ini konyol sekali. Tak ada anakku yang masuk penjara!”

“Bagus! Itu nomor dua untuk kolom sebelah kanan “Anak-anak tidak berada dalam penjara.” kata Norman sambil menuliskannya di atas kertas tadi.

Setelah beberapa pertanyaan dengan nada yang serupa, akhirnya pria itu menangkap apa maksud Norman dan tertawa pada diri sendiri. “Menggelikan sekali. Betapa segala sesuatunya berubah ketika kita berpikir dengan cara
seperti itu,” katanya.
Kata orang bijak, bagi hati yang sedih lagu yang riang pun terdengar
memilukan. Sedangkan orang bijak lain berkata, sekali pikiran negatif terlintas di pikiran, duniapun akan
terjungkir balik…….
Maka mulailah hari dengan selalu berfikir positif…..

Norman Vincent Peale adalah Penulis buku “The Power of Positive Thinking

 

surat tersembunyi.. April 21, 2008

Diarsipkan di bawah: Journal, elly — zulfanahrielly @ 9:09 am

kepada DIAT, ternyata tak bisa kupungkiri, dia sangat berharga untukku, dia yang sangat kusayang, dia yang sangat kucinta….kenapa tidak dari dulu aku menyadarinya..

ketika dia masih kecil, aku pun masih merasakan kebahagiaan masa kecil, aku dan DIAT tumbuh besar bersama sama, dengan watak yang berbeda, kadang cekcok kadang sealiran.tapi biasalah kebiasaan adik kakak adalah bertengkar..

kurang lebih sudah 2 tahun lamanya aku meninggalkan dia, bersama kedua orang tuaku yang tentu tak kalah besar rasa sayangnya dari pada rasa sayang seorang kakak pada adiknya..

di sini, bukan aku merasa kehilangan…hanya saja menjadikaku tegar untuk menerima kasih sayang itu adalah hal yang kekal. semua orang memiliki hal ini, rasa kasih sayang ini kekal di dalam hati walau belum nampak ke permukaan dia masih tersimpan di dalam hati. nah inilah yang kurasakan, ketika ku kecil dengan adikku tersayang di sampingku, aku bahkan tidak terpikir kata sayang itu “ada”, bahkan seringkali aku memandangnya dan beranggapan bahwa dia itu hanyalah adikku yang bisa kumarah-marahi, kuperintah, dan ku suruh ini itu tanpa tau apa perasaannya ku perlakukan seperti itu.

oke.. sekarang bahkan aku ga sanggup untuk menyimpan, dan tak sanggup pula ungkapkan kata sayang itu kepada adikku tercinta “DIAT”, tak terbayang olehku dia begitu berharga untuk dimiliki hingga aku tak ingin hidupnya berjalan miring, tak ingin masa depannya berlari tanpa arah..

aku sangat bahagia bila nanti melihatnya tersenyum bahagia dengan hidupnya yang sukses, sungguh luar biasa adikku ini, yang dulu aku hanya menganggapnya “si tukang ngadu dan cengeng”, tapi sekarang dialah separuh dari semangatku, separuh hidupku…ingin sekali kutunjukkan semangatku ini juga karena dukungannya yang tak pernah lepas…

wajahnya yang nampak sekali menganggapku sebagai kakakknya ini, sangat penuh pesona kesuksesan ide idenya yang sangat menggugah, dan potensinya yang luar biasa hebat..

kupersembahkan untuk adikku tersayang, ACHDIAT FARID, kutunggu kau menjadi seorang penulis..seorang tokoh besar..dan seorang yang sukses dunia akhirat…

jakarta, 21 april 2008

zulfanahri

 

haus prestasi.. Februari 23, 2008

Diarsipkan di bawah: elly, skul neeehh — zulfanahrielly @ 6:30 am

dalam bidang apapun, asal aku mampu….

itulah nafsu berkompetisiku ,selama SMA dalam hitungan jari tangan aku bisa menghitung berapa kali aku mengikuti perlombaan…DUA kali.. Turkish dan sains di IPB…tahukah kalau aku beserta teman teman yang lain merusaha mencari informasi dari manapun untuk mengikuti lomba (lomba apa saja). kenapa..???, karena kita adalah siswa siswi dengan semangat juang berkompetisi, ingin mengumpulkan prestasi sebanyak banyaknya…, memuaskan hasrat akan ilmu-ilmu yang sudah kita dapakan dan ingin sekali mengembangkannya, sekaligus menunjukkan kepada orang tua, inilah anak yang telah kau lahirkan…!!!!!!!!!

 semangat itu perlahan demi perlahan rapuh jua, kenapa?.. sekolah….ya, kepala sekolahku dengan mudahnya tidak mengizinkan dan membatalkan sepihak keputusan untuk mengikuti kompetisi itu. itu tidak hanya sekali, ini sudah kesekian kalinya….kita muak..jengkel…sebel…

prestasi internasional.. itulah major aim of my school. secara tegas aku sangat setuju, internasional gitu loh..tapi tetap saja aku kecewa. prestasi local maupun nasional jangan di kesampingkan seharusnya, pembatasan berpartisipasi di tingkat inilah yang sangat jarang kita temukan..soalnya, competition go internasional hanya bisa diikuti oleh siswa yang siap mengeluarkan uang untuk biaya transportasi, jangan bilang itu murah, karena nilai minimal itu adalah $1000. aku pernah mendengar kabar bahwa kami tidak mengikuti perlombaan ini itu karena berhalangan dengan biaya yang dibutuhkan.. ha????, pernah sampai aku berpikir : bagaimana kalau aku memakai biaya pribadi. itu akan menjadi pengalaman..

project, nah inilah yang dilombakan di tingkat internasional..prosesnya begini, siswa yang ikut ini  akan membawakan sebuah project yang telah dirancang oleh yayasan pasiad, lalu mereka akan belajar di UI lengkap dengan dosen yang akan menjelaskan bagaimana prinsip project yang mereka bawakan…

teringat aku kenangan masa smp lalu, ketika di Samarinda jiwa kompetisiku sebagai seorang pelajar sangat dahsyat!!!… aku selalu ingin ikut lomba ini itu…selain itu pihak sekolah dan seisi isinya 100% mendukung, tanpa halangan apapun. mencetak kenangan ilmu yang bisa aku raih…(ternyata teman-teman sekelas seperjuanganku juga berarah sama)

tapi saat ini aku membangun jiwaku ini….

 

Suaraku ternyata auratku.. Februari 23, 2008

Diarsipkan di bawah: Journal, elly, i'm moslem — zulfanahrielly @ 5:52 am

Kata ‘ternyata’ diatas dapat disimpulkan bahwa aku baru saja menyadari bahwa suara wanita itu merupakan salah satu aurat. Dan tahukah aurat itu harus di sembunyikan pada insan yang bukan muhrim. Lalu bagaimana kalau kita berbicara? Hal ini berbeda, kita telah diberi mulut untuk berbicara, yah.. memang pada hakekatnya kita harus berbicara dengan suara.

Terfokus pada saat wanita mengekspresikan kebahagiaannya, bahagia berarti tersenyum, bahkan tertawa. Jadi  dalam Ta’lim yang secara rutin dilaksanakan di asramaku yang kebetulan membahas tentang Aurat wanita ini, memberitahuku bahwa seorang wanita hendaknya tersenyum ataupun tertawa tanpa menampakkan giginya..

“Miss, kalau udah jadi ciri khas atau udah jadi kebiasaan tertawa terbahak-bahak, keras, nyaring sampai sampai bisa terdengar di 2 lantai bawahnya atau 2 lantai atasnya gimana donk?”

“Nah sekarang sudah tau kan bahwa naluri seorang wanita sebaiknya bagaimana supaya mendapat berkah dari Sang Pencipta!!”

“>_<” wow..

So, I’ve lots of sins coz of this simple thing.

Walaupun terhadap sesama wanita hendaknya juga tidak memperlihatkan gigi, dan rasanya juga lebih terhormat right!!. Terpenting adalah membaca Al-qur’an, memang diwajibkan memberikan suara indah dalam berkomunikasi dengan Sang Pencita kita, tapi adab yang membuktikan bahwa suara kita tak boleh didengan oleh lelaki ketika kaum wanita membaca Kitab Suci.

 

 

Notebook Februari 23, 2008

Diarsipkan di bawah: Journal, elly — zulfanahrielly @ 5:49 am

Dulu pernah terbayang, mengandai-nandai walaupun hanya semu, hingga terbawa mimpi, bahwa aku memiliki notebook pribadi, mimpi ini yang memberatkanku untuk bicara pada orangtuaku bahwa aku ingin sekali punya notebook, bagi anak seumuranku mungkin belum pada masanya aku memiliki notebook pribadi karena mungkin tak penting-penting amat, lagi pula aku bisa minta izin menggunakan lab computer di sekolah bila ada sesuatu yang harus dikerjakan dengan computer, gampang kan !!! dan aku mencoba menahan keinginanku itu sampai ada waktu yang tetap untuk memilikinya.

Tapi memang naluri setiap manusia yang memiliki keinginan tak terbatas, dan aku pun manusia!!!, disertai dengan adanya fakta :

-         keterbatasan waktu dan jatah menggunakan computer lab masing-masing kelas diluar jam sekolah. Waktu yang di sediakan setelah pulang sekolah, jam 3 sampai jam 5…kelasku kebagian hari Rabu dan Jumat.

-         Dan tahukah bahwa hari-hari itu terlewat begitu saja tanpa terlaksana, kenapa?, karena kini setiap hari kelasku mempunyai jadwal tambahan hingga mau tak mau kita dibolehkan  pulang paling cepat jam 04.30 sore. Tambahan ini memang merupakan persiapan masa depan nanti yaitu course UAN menggunakan bahasa Indonesia, hari Senin fisika, Rabu kimia, Sabtu matematika, Selasa dan Kamis course TOEFL.

-         Tugas yang diberikan guru tak bisa diajak kompromi, selalu saja tugas berkaitan dengan computer, dari segala sesi pelajaran biasanya menyuruh membuat tugas dalam power point, bahkan harus berhubungan dengan internet.

 

Tak lama aku telah memegang uang yang dijatahkan olehku sendiri untuk membeli notebook, uang itu tak lain adalah hadiah dari lomba yang kuikuti beberapa waktu lalu, tapi tentu saja 2,5 % itu tak kulupakan.

Inilah kabar yang dengan bangga kusampaikan pada orang tuaku, hingga aku lega  tak membebani mereka. Kesempatanku untuk mengerjakan tugas, connect to internet (menggunakan WIFI di sekolah), mengerjakan segala ketertarikanku terhadap computer yang selama ini terpendam dapat kulakukan dengan leluasa, sangat leluasa….bahkan menulis untuk blog juga leluasa…Terima kasih ya Rabbi..

 

bu, mau ngajar dimana? Januari 26, 2008

Diarsipkan di bawah: Blogroll, skul neeehh — zulfanahrielly @ 5:04 am

kini sekolahku dipenuhi oleh guru-guru asing, bukan asing dari luar negri, tapi asing karena ga aku kenal.. aku tau ini tahun baru, semester baru, rupanya guru baru juga toh…mereka adalah guru-guru sosial, agama, dan bahasa Indonesia.

sebelum luburan tepatnya waktu masa examination, tiba2 guru kami pada pamit akan pindah, entah berhenti mengajar, dengan alasan yang ga jelas,,, berkali kali seperti ini, akhirnya kami berpikiran negatif bahwa pasti ada sangkut pautnya sama sekolah, mungkin mereka dipecat !!!.. tepatnya malam saat esoknya adalah ujian terakhir kami semua berhamburan keluar asrama, rencananya ingin berdiam di depan gedung sekolah menunggu penjelasan dari kepsek yang saat itu beliau berada di dalam sekolah, bisa di bilang kami demo!!.. ternyata pihak asrama dan sekolah mengambil alih kami sehingga kami di masukkan lagi ke dalam asrama, di suruh belajar buat besookk…inilah nasib guru kesayangan kamii.. hwikksssss….

 

what’s up? Januari 26, 2008

Diarsipkan di bawah: Journal, elly — zulfanahrielly @ 4:55 am

so, kangen juga lama ga nge-blog…sebenaryna kemarin ada liburan 2 minggu setelah semesteran,tapi ga kugunain untuk nge-blog, tepatnya 2 minggu yang lalu aku baru aja kembali dari Samarinda setelah liburan 2 minggu…pengalamanku selama sekolah di jakarta akhirnya menyadarkanku akan suatu hal…setiap kali aku pulang, aku selalu menulis daftar barang apa saja yang akan kubeli, nah ketika aku mengajukan daftar ini kehadapan mamaku, aku melihat aura mama yang sangat aku rindukan sehingga aku berpikir saat itu aku adalah anak yang egois, ga tau kenapa????

aku selalu bertanya “mama , boleh beli ini ga?”..yah cukup sopan…tapi selama liburan aku selalu minta yang macam-macam, bukan hanya liburan kali ini, sebelumnya juga…suatu hari aku membuat pernyataan kepada mama yang berisi:

“mama, sekarang aku sadar kok, aku harus lebih pinter nabung untuk masa depan. pasti mama nganggap aku ini egois, banyak maunya, dan boros, tapi mulai sekarang ga ga bakal kayak gitu lagi…”

jujur dari hatiku yang paling dalam, aku telah menyadari peralihan diriku menjadi sedikit dewasa….I wish..!!

 

jalan dapat beasiswa? Nopember 24, 2007

Diarsipkan di bawah: Turkce, elly, skul neeehh — zulfanahrielly @ 8:24 am

YOS…

salah satu jlan beasiswa universitas di turki, yos adalah  salah satu ujian untuk masuk universitas di turki, siapa yang lolos, akan mendapat beasiswa full, tapiiiiiiiiiiiiiiii…

beasiswa itu hanya berlaku apabila kita ingin menjadi guru… maksudnya, kita kuliah untuk menjadi guru untuk yayasan pasiad..(yayasan turki yang bekerja sama dengan yayasan sekolahku)…

(*siapa yang mau jadi guru….???)

teman2….. bagi siapa aja yang tau informasi beasiswa, tolong kasih tau saya ya…

terima kasih sebelumnya..>_<..

 

Wanita itu ibarat buku yang dijual di toko buku Nopember 24, 2007

Diarsipkan di bawah: Friends, Journal, Links, elly, i'm moslem, important in my life, math, math..physic..SAINS — zulfanahrielly @ 8:01 am

Begini asosiasinya. , di suatu toko buku,banyak pengunjung yang datang untuk melihat-lihat buku. Tiap pengunjung memiliki kesukaan yang berbeda-beda. Karena itulah para pengunjung tersebar merata di seluruh sudut ruangan toko buku. Ia akan tertarik untuk membeli buku apabila ia rasa buku itu bagus, sekalipun ia hanya membaca sinopsis ataupun referensi buku tersebut. Bagi pengunjung yang berjiwa pembeli sejati, maka buku tersebut akan ia beli. Tentu ia memilih buku yang bersampul, karena masih baru dan terjaga. Transaksi di kasirpun segera terjadi.

Nah, bagi pengunjung yang tidak berjiwa pembeli sejati, maka buku yang
ia rasa menarik, bukannya ia beli, justru ia mencari buku dengan judul
sama tapi yang tidak bersampul. Kenapa? Kerena untuk ia dibaca saat itu
juga. Akibatnya, buku itu ada yang terlipat, kusam, ternoda oleh
coretan, sobek, baik sedikit ataupun banyak. Bisa jadi buku yang tidak
tersampul itu dibaca tidak oleh seorang saja. Tapi mungkin berkali-kali,
dengan pengunjung yang berbeda tetapi berjiwa sama, yaitu bukan pembeli
sejati alias pengunjung iseng yang tidak bertanggung jawab. Lama
kelamaan, kasianlah buku itu, makin kusam hingga banyak yang enggan
untuk membelinya

Wanita itu ibarat buku. Jika ia tersampul dengan jilbab, maka itu
adalah ikhtiar untuk menjaga akhlaknya. Lebih-lebih kalau jilbab itu tak
hanya untuk tampilannya saja, tapi juga menjilbabkan hati.. Subhanallah. .!

Pengunjung yang membeli adalah ibarat suami, laki-laki yang telah Allah
siapkan untuk mendampinginya menggenapkan ½ dienNya. Dengan gagah berani
dan tanggung jawab yang tinggi, ia bersedia membeli buku itu dengan
transaksi di kasir yang diibaratkan pernikahan. Bedanya, Pengunjung yang
iseng, yang tidak berniat membeli, ibarat laki-laki yang kalau zaman
sekarang bisa dikatakan suka pacaran. Menguak-nguak kepribadian dan
kehidupan sang wanita hingga terkadang membuatnya tersakiti, merintih
dengan tangisan, hingga yang paling fatal adalah ternodai dengan
free-sex. Padahal tidak semua toko buku berani menjual buku-bukunya
dengan fasilitas buku tersampul. Maka, tentulah toko buku itu adalah
toko buku pilihan. Ia ibarat lingkungan, yang jika lingkungan itu baik
maka baik pula apa-apa yang ada didalamnya.

Menjadi wanita adalah amanah. Bukan amanah yang sementara. Tapi amanah
sepanjang usia ini ada. Pun menjadi wanita baik itu tak mudah. Butuh
iman dan ilmu kehidupan yang seiring dengan pengalaman.

Benar. Menjadi wanita adalah pilihan. Bukan aku yang memilihnya, tapi
Kau yang memilihkannya untukku. Aku tahu, Allah penggenggam segala ilmu.
Sebelum Ia ciptakan aku, Ia pasti punya pertimbangan khusus, hingga
akhirnya saat kulahir kedunia, Ia menjadikanku wanita. Aku sadar, tidak
main-main Allah mengamanahkan ini padaku. Karena kutahu, wanita adalah
makhluk yang luar biasa. Yang dari rahimnya bisa terlahir manusia
semulia Rasulullah atau manusia sehina Fir’aun.

 

nonton 5 jam.. Nopember 24, 2007

Diarsipkan di bawah: Blogroll, Friends, elly, skul neeehh — zulfanahrielly @ 7:10 am

Tepatnya hari jumat..

Bayangkan selama 5 jam aku nonton 3 film beturut-turut dalam pelajaran.. fiuuhh..Ini adalah rekorku bisa menonton selama itu…kalau di kelas ga nonton bisa dibilang aku sama sekali ga pernah nonton..

Wahh parah ya.. gimana mau tau informasi..??.. yah gini hidupku, mungkin kalu aku di samarinda, aku bisa sepuas-puasnya nonton. Fiuhh…klu aku dah balik lagi ke sekolah ke asrama, jangan harap bisa nonton, walaupun diberi fasilitas TV dan diberi waktu untuk itu….TETAP GA BISA…

Film pertama yang aku tonton adalah Nagabonar dalam pelajaran bahasa Indonesia, ya pasilah si guru punya tujuan… setelah nonton kita diberi PR untuk menganalisa unsur2 novel, unsure ekstrinsik maupun intrinsik dan dikumpul hari  selasa…fiuh..

Film kedua adalah “Heroes”, ni film ga kalah seru. Keren abis… ni film adalah science movie yang bercerita tentang evolusi , aku nontonnya di kelas biology hanay 1 jam pelajaran, jadi nontonnya masih lanjut minggu depan… sebenarnya miss Tya (bio teacher) hanya bermaksud menghibur kita dengan menonton film itu, karena pelajaran untuk jatah satu semester sudah kita bahas, tinggal review2 aja selanjutnya….

Film ketiga adalah “illusionist”, udah pada pernah nonton kan??, gila ni yang paling keren…. hehehe (refreshing sebelum exam ke 2 minggu depan…fiuhh…)